Selamat Membaca Teman-teman

SABAR ADALAH KUNCI SUKSES KEHIDUPAN Pepatah Arab mengatakan, “Man Shobaro Zhofiro”, barangsiapa bersabar dia akan mendapatkan. Ora...


SABAR ADALAH KUNCI SUKSES KEHIDUPAN

Pepatah Arab mengatakan, “Man Shobaro Zhofiro”, barangsiapa bersabar dia akan mendapatkan. Orang yang sukses dalam hidup salah satunya adalah orang yang memiliki kecerdasan emosional yang tinggi, dan orang-orang yang sabar salah satunya. Fakta ini menunjukkan adanya relasi antara kesuksesan dengan kecerdasan emosional.

Kemampuan sabar dalam menunjang kesuksesan telah idbuktikan psikologi modern. Dalam buku Emotional Intelligence karya Daniel Golleman, disebutkan bahwa yang menentukan sukses tidaknya seseorang bukanlah kecerdasan intelektual, tapi kecerdasan emosional. Kecerdasan emosional diukur dari kemampuan manusia mengendalikan emosi dan menahan diri. Dalam Islam, kemampuan mengendalikan emosi dan menahan diri disebut sabar. Sehingga, orang yang paling sabar adalah orang yang tinggi kecerdasan emosionalnya.

Syeikh Yusuf Qardhawi mengatakan bahwa setiap orang yang berhasil di dunia ini pasti mencapai keberhasilannya melalui kesabaran. Mereka merasakan kepahitan hidup, penderitaan, dan kesulitan. Tapi, dengan kekuatan penuh mereka Kembali bangkit. Mungkin mereka melakukan kesalahan, sehingga kadang-kadang mereka melukai diri sendiri. Tapi, luka itu segera mengering dan berganti dengan kekuatan yang lebih besar.

Kemenangan dan kesuksesan, baik di dunia maupun di akhirat, tidak akan tercapai kecuali dengan kesabaran. Agama dan dunia tidak akan tegak kecuali dengan sabar pula. Kalau bukan karena kesabaran, seorang ibu tidak akan sanggup merawat buah hatinya. Kalau bukan karena kesabaran, seorang mahasiswa tidak akan sanggup menyelesaikan pendidikannya. Dan kalau bukan karena kesabaran, seorang prajurit perang tidak akan mampu melawan musuh-musuhnya.

Oleh sebab itu, Allah memerintahkan kita untuk menjadikan sabar sebagai penolong.
“Hai orang-orang yang beriman, mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat” (QS.Al-Baqarah:153)

|RAHASIA SUPERDAHSYAT DALAM SABAR|


MENCOBA LAGI Kegagalan merupakan label yang seringkali kita hubungkan dengan suatu tindakan yang tidak berhasil dan begitu dite...


MENCOBA LAGI


Kegagalan merupakan label yang seringkali kita hubungkan dengan suatu tindakan yang tidak berhasil dan begitu diterapkan, label ini membuat kita dikatakan orang yang tidak mampu. Hal ini menurunkan semangat kita untuk menjadi orang yang sukses. Pada saat kita masih kecil, kegagalan tidak mempunyai makna, karena kita tidak mempunyai konsep “kegagalan”. Jika kita memiliki konsep kegagalan, maka kita tidak akan dapat berbicara, tidak akan dapat menulis dan tidak akan dapat berjalan. Karena untuk berbicara, menulis dan berjalan harus melalui kegagalan yang tak terhitung jumlahnya.

Perbedaan orang yang sukses dan yang gagal terletak pada cara menyikapi kegagalan. Salah satunya cara yang dilakukan oleh orang yang berhasil adalah berani mencoba lagi setiap kegagalan yang dialami. Andaikan Philip Reis mencoba sekali lagi maka penemu telepon itu bukan Alexander Graham Bell, yang sudah kita kenal. Philip Reis adalah penemu bahwa not dan nada musik dapat lewat dawai. Andaikan ia mencoba sekali lagi, bahwa suara juga dapat lewat dawai maka ia akan dinobatkan sebagai penemu telepon dan menjadi terkenal seperti Alexander Graham Bell.

Saya teringat sebuah cerita ketika Bill Gates memberikan kuliah kepada para mahasiswa Universitas Harvard. Ia mengibaratkan kesulitan itu seperti tikungan jalan, maka masa-masa awal itu memberinya pelajaran penting. “Banyak hal berisiko. Anda sebaiknya tidak melawan tikungan di jalan.” Kata Bill Gates. Pada akhirnya, Gates mengatakan kepada mahasiswa Harvard bahwa merasa tertantang di awal karirnya membantunya menjadi sukses, dan bekerja dengan Allen adalah “Penting dalam pikiran saya, membentuk kemampuan apapun yang saya miliki, menuju sesuatu yang berharga.”


   Kita ngga tau rintangan apa yang akan kita hadapi di depan. Yang pasti terus semangat berproses, lakukan hal yang positif, maka Tuhan akan memberikan jalan kesuksesan. Aamiin.😇



TIPS OMZET PENJUALAN NAIK SIGNIFIKAN Heran.. saya sudah punya ribuan pasukan penjualan, tapi kok omzet segitu-gitu aja ya. ...


TIPS OMZET PENJUALAN NAIK SIGNIFIKAN




Heran.. saya sudah punya ribuan pasukan penjualan, tapi kok omzet segitu-gitu aja ya. Nggak naik secara signifikan

Kenapa ya Min?
Apa yang salah ya?

Yang salah itu Anda! Salahnya Anda adalah "nggak tahu salahnya apa" 😅

Langsung jawab jangan nih?

Yaudah, langsung aja ya. Nunggu jawaban temen-temen mah lama hehe

Oke pasukan boleh banyak. Tapi omzet masih gitu-gitu aja

Wah.. something wrong

Berarti ada yang salah

Coba lihat ke belakang, apakah dengan ribuan pasukan penjualan itu betul-betul dikelola dengan baik? Apakah ribuan pasukan penjualan itu dibina? Atau dibinasakan? 😁

Ingat ya temen-temen, jika Anda menggunakan saluran promosi dan distribusi berupa manusia, maka konsekuensinya Anda harus mengenal manusia

Ingat mereka itu MANUSIA bukan MESIN PENCETAK UANG

Manusia itu benda hidup, bukan benda mati. Punya rasa, pikiran, naluri yang harus Anda ketahui

Karena manusia itu benda hidup, jadi manusia itu perlu makan

Pasukan penjualan Anda juga perlu dikasih makan

Dikasih makan di sini bukan artian makan yang sesungguhnya

Paham kan?

Garis bawahi ya, perlu dikasih makan. Kalau nggak dikasih makan berarti lemes dong, loyo, nggak semangat. Setuju?

Mereka ini perlu dikasih makan, dalam artian dibimbing, dikasih ilmu, dikasih motivasi

Kalau mereka dibiarkan, tanpa ada edukasi, tanpa ada bimbingan, jangan salahkan jika mereka ogah-ogah jualan

Gimana bisa mereka jago jualan, kalau nggak dibekali ilmunya

Gimana caranya mereka bisa menghasilkan, kalau Anda selalu membiarkan

Jadi tugas Anda di sini, jalin kedekatan, bina pasukan Anda, semangatin dia, apresiasi dia, ajarin dia sampai jago jualan

Tularkan vibrasi positif, agar orang di sekitar Anda satu vibrasi dengan Anda

Kalau sudah satu vibrasi, mau ditargetkan berapa pun, InshaAllah tercapai😊

Semangat pagi✊🏻

SQ SEBAGAI LANDASAN SMART ENTREPRENEUR Menurut Danah dan Zohar dan Ian Marshall, kecerdasan spiritual (SQ) merupakan kecerdasan ya...


SQ SEBAGAI LANDASAN SMART ENTREPRENEUR


Menurut Danah dan Zohar dan Ian Marshall, kecerdasan spiritual (SQ) merupakan kecerdasan yang kita pakai untuk merengkuh makna, nilai, tujuan terdalam, dan motivasi tertinggi kita. Kecerdasan spiritual adalah cara untuk  menggunakan makna, nilai, tujuan, dan motivasi itu dalam proses berfikir dalam keputusan yang kita buat dan dalam perbuatan yang patut kita lakukan. Kecerdasan spiritual adalah kecerdasan moral yang memberikan kemampuan bawaan untuk membedakan yang benar dan yang salah. Kecerdasan spiritual adalah kecerdasan yang membawa kebenaran, kebaikan, keindahan, keadilan, dan kasih saying dalam hidup.
Pemimpin perusahaan diharapkan menggunakan kecerdasan spiritualnya untuk membangun modal (spiritual capital/SC) dalam perusahaannya yang membuat budaya perusahaannya berkelanjutan. Modal spiritual akan mengubah budaya perusahaan secara dramatis dan selanjutnya akan mengubah proses bisnis secara mendasar pula yang diharapkan akan dapat mengubah dunia.
`Perusahaan berbasis modal spiritual senantiasa menempatkan visi, misi, dan strategi mereka dalam konteks makna dan nilai yang lebih luas. Selalu mawas diri yang pada akhirnya akan menyelamatkan  kehidupan, meningkatkan kualitas hidup, memperbaiki taraf pendidikan, kesehatan, komunikasi, memenuhi kebutuhan manusia, melestarikan lingkungan global, memulihkan kesadaran keunggulan, kerja sama, keunggulan dalam melayani, dan sebagainya.
Perusahaan berbasis modal spiritual melihat bisnis sebagai tujuan manusia yang lebih luas dan merupakan bagian dari pengabdian kepada Tuhan. Mereka merasa menjadi bagian dan bertanggung jawab terhadap masyarakat, bumi dan kehidupan itu sendiri sebagai pelayanan terhadap Tuhan atau ibadah.
Perusahaan berbasis modal spiritual adalah perusahaan yang peduli, merayakan keragaman, berkarakter, fleksibel dan proaktif, serta berusaha memberikan tanggapan positif atas setiap situasi yang buruk. Di samping itu, perusahaan yang kaya modal spiritual juga akan memelihara sikap rendah hati dan memiliki jiwa pengabdian yang tinggi serta selalu membangkitkan pertanyaan-pertanyaan mengapa perusahaan itu diciptakan. Cooperative Bank di Inggris, yang selalu melakukan investasi dengan berbasis etika, justru mampu menjadikan deposito pelanggannya 5 kali lipat dan menyumbangkan keuntungan 15-18%.
Di Starbucks, para eksekutif berpendapat bahwa tanggung jawab sosial yang besar terhadap sekolah-sekolah, klinik dan harga yang fleksibel menyebabkan karyawan betah bekerja di perusahaan tersebut dan setiap penambahan untuk karyawan memberikan tambahan keuntungan tahunan sebesar 100.000 dolar Amerika Serikat. Pada 2019, Starbucks sebagai perusahaan yang paling dikagumi peringkat 5 dunia versi majalan Fortune.
Grameen Bank merupakan bank untuk kaum miskin. Bank tersebut tidak bangkrut, tetapi sebaliknya justru tumbuh dan menjadikan pendirinya, yaitu Muhammad Yunus, memperoleh hadiah Nobel.
“Satu langkah tunggal yang akan memungkinkan orang miskin menanggulangi kemiskinan mereka adalah mendapatkan kredit. Uang adalah kekuatan. Saya telah membuktikan bahwa kredit akan diterima sebagai hak asasi manusia. Jika dapat mendatangkan sebuah system yang memungkinkan setiap orang dapat mengakses kredit yang menjamin pengembaliannya dengan baik, saya dapat memberikan Anda suatu garansi bahwa kemiskinan tidak kan berakhir lama,” kata Muhammad Yunus. Sebaliknya, “Perusahaan yang miskin modal spiritual, seperti monster yang memakan dirinya sendiri,” Kata Danah Zohar dan Ian Marshall dalam bukunya, Spiritual Capital.