MENCOBA
LAGI
Kegagalan
merupakan label yang seringkali kita hubungkan dengan suatu tindakan yang tidak
berhasil dan begitu diterapkan, label ini membuat kita dikatakan orang yang
tidak mampu. Hal ini menurunkan semangat kita untuk menjadi orang yang sukses. Pada
saat kita masih kecil, kegagalan tidak mempunyai makna, karena kita tidak mempunyai
konsep “kegagalan”. Jika kita memiliki konsep kegagalan, maka kita tidak akan
dapat berbicara, tidak akan dapat menulis dan tidak akan dapat berjalan. Karena
untuk berbicara, menulis dan berjalan harus melalui kegagalan yang tak
terhitung jumlahnya.
Perbedaan
orang yang sukses dan yang gagal terletak pada cara menyikapi kegagalan. Salah satunya cara yang dilakukan oleh orang yang berhasil adalah
berani mencoba lagi setiap kegagalan yang dialami. Andaikan Philip Reis mencoba
sekali lagi maka penemu telepon itu bukan Alexander Graham Bell, yang sudah
kita kenal. Philip Reis adalah penemu bahwa not dan nada musik dapat lewat
dawai. Andaikan ia mencoba sekali lagi, bahwa suara juga dapat lewat dawai maka
ia akan dinobatkan sebagai penemu telepon dan menjadi terkenal seperti
Alexander Graham Bell.
Saya teringat
sebuah cerita ketika Bill Gates memberikan kuliah kepada para mahasiswa
Universitas Harvard. Ia mengibaratkan kesulitan itu seperti tikungan jalan,
maka masa-masa awal itu memberinya pelajaran penting. “Banyak hal berisiko. Anda
sebaiknya tidak melawan tikungan di jalan.” Kata Bill Gates. Pada akhirnya,
Gates mengatakan kepada mahasiswa Harvard bahwa merasa tertantang di awal karirnya
membantunya menjadi sukses, dan bekerja dengan Allen adalah “Penting dalam
pikiran saya, membentuk kemampuan apapun yang saya miliki, menuju sesuatu yang
berharga.”
Kita ngga tau rintangan apa yang akan kita hadapi di depan. Yang
pasti terus semangat berproses, lakukan hal yang positif, maka Tuhan akan
memberikan jalan kesuksesan. Aamiin.😇
Hai, Luthfi! �� Mampir ke blogku juga ya :v gubahansedehana.blogspot.com
ReplyDeleteVery inspire👍👍
ReplyDelete👌
ReplyDelete